LAPORAN AKHIR



1. Jurnal [Kembali]

Nama : Sutria Hadi Permana

No BP : 2510951014

Asisten :

  •  Aulia Rahma Okta Bendsi
  • Nabila Rahmazia Putri

1. Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik

Tegangan DC

Amplitudo Vpp

Perioda

Frekuensi

4 V

-

-

Tegangan AC

Amplitudo Vpp

Perioda

Frekuensi

4 V

100 ʯs

10 kHz

 2. Membandingkan Frekuensi

 

Jenis Gelombang

Frekuensi oscilloscope

 

Frekuensi Generator Fungsi

Sinusoidal

5.005 Hz

5.000 Hz

Gigi gergaji

5.010 Hz

5.000 Hz

Pulsa (Kotak)

5.000 Hz

5.000 Hz


3.     Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous


Perbandingan Frekuensi

Frekuensi Generator A

(fy)

Frekuensi Generator B

(fx)

Gambar Lissajous

1 : 1

1.000

1.000

1 : 2

1.000

2.000

2 : 1

2.000

1.000

1 : 3

1.000

3.000

3 : 1

3.000

1.000

2 : 3

2.000

3.000

3 : 2

3.000

2.000


4.    Pengukuran Daya Beban Lampu Seri

 

 

Beban

 

Daya Terukur (Watt)

 

V total

 

I total

 

Daya Terhitung (Watt)

Lampu

0,3009

025

0,2

0,05

Lampu

0,8807

0,8

0,2

0,16

Lampu

1,3288

0,3

0,2

0,06

 

5.    Pengukuran Daya Beban Lampu Parallel

 

Beban

 

Daya Terukur (Watt)

 

V total

 

I total

 

Daya Terhitung (Watt)

Lampu

0,5629

1,8

0,29

0,522

Lampu

1,0182

1,8

0,24

0,432

Lampu

1,5579

1,8

0,29

0,522



2. Prinsip Kerja [Kembali]

Oscilloscope

1. Kalibrasi oscilloscope

a. Hidupkan oscilloscope dan tunggu beberapa saat sampai pada layar akan muncul

berkas elektron

b. Atur posisi sinyal pada layar sehingga terletak di tengah-tengah

c. Hubungkan input kanal A dengan terminal kalibrasi yang ada pada

oscilloscope

d. Amati bentuk gelombang dan tinggi amplitudonya.


2. Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik

Susun rangkaian seperti gambar berikut



● Tegangan Searah

a. Atur output power supply sebesar 4 Volt

b. Hubungkan input kanal B oscilloscope dengan output power supply

c. Atur saklar oscilloscope pada DC, bacalah dan amati berapa tegangan

yang diukur oleh oscilloscope

• Tegangan Bolak Balik

a. Atur generator sinyal pada frekuensi 1 kHz gelombang sinusoidal,

dengan besar tegangan 4 Vp-p

b. Kemudian ukur dan amati tegangan ini dengan oscilloscope

3. Mengukur dan Mengamati Frequency

a. Susun rangkaian seperti gambar berikut


b. Hubungkan output dari function generator dengan input kanal

A oscilloscope. Saklar fungsi dari function generator pada posisi

sinusoidal

c. Amati bentuk gelombang yang muncul pada layar, kemudian ukurlah

frekuensinya. Catat penunjukan frekuensi dari function generator

d. Bandingkan hasil pengukuran frekuensi dengan oscilloscope dengan

frekuensi yang ditunjukan oleh function generator

e. Ulangi langkah b dan c untuk gelombang gigi gergaji (segitiga) dan

gelombang pulsa

4. Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous

a. Susun rangkaian seperti gambar berikut



b. Atur selektor time base oscilloscope pada posisi XY dan saklar pemilih

kanal pada posisi A dan sinkronisasi pada posisi B

c. Hubungkan sinyal dengan frekuensi yang tidak diketahui pada input A dan

sinyal dengan frekuensi yang dapat dibaca pada input B

d. Atur frekuensisinyal pada kanal A,sehingga diperoleh gambarsepertisalah

satu dari gambar 2.1. Kemudian amati berapa perbandingan frekuensinya.

Bacalah penunjukan frekuensi generator

e. Ulangi langkah b dan c untuk frekuensi yang lain dan catat hasilnya dalam

bentuk gambar gelombang Lissajous

f. Atur perbandingan X:Y pada 1:1, 1:2, 1:3, 2:1, 2:3, 3:1, 3:2

Pengukuran Daya

5. Mengukur Daya Satu Fasa



a. Buat rangkaian seperti Gambar diatas dengan sumber AC dan beban 25 watt

b. Ukur daya yang terbaca pada wattmeter

c. Ulangi untuk beban yang berbeda-beda sesuai dengan Tabel

d. Catat penunjukan dari wattmeter


3. Video Percobaan [Kembali]

1. Video kalibrasi osiloskop

2. Video Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Tegangan Bolak-Balik


3. Video Mengukur dan Mengamati Frequency




4. Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous


5. Pengukuran Daya Beban Lampu Seri


4. Analisa[Kembali]

1. Mengapa perlu dilakukan kalibrasi sebelum osiloskop digunakan?

Jawab :

kalibrasi dilakukan untuk melihat apakah terdapat kesalahan pembacaan pada osiloskop dengan cara mengembalikannya ke kondisi standar

2. Jelaskan perbedaan tegangan AC dan DC pada osiloskop berdasarkan amplitude, frekuensi dan perioda!

Jawab :
  • Tegangan AC
           memiliki amplitude yang melakukan siklus positif dan negatif,frekuensi dan perioda
  • Tegangan DC
            hanya memiliki amplitude yang hanya melakukan satu siklus positif atau negatif

3. Jelaskan macam-macam gelombang berdasarkan generator fungsi dan frekuensi!

Jawab :

  • Gelombang sinusoidal
            Gelombang yang bergerak naik turun secara teratur mengikuti funsi sin atau fungsi cos
  • Gelombang gergaji
            Gelombang yang bergerak naik mendatar lalu turun secara tiba-tiba
  • Gelombang pulsa(kotak)
            Gelombang yang naik tiba-tiba  lalu bergerak mendatar dan turun secara tiba-tiba

4. Bandingkan nilai daya yang terukur  dan nilai daya yang terhitung pada pengukuran daya beban lampu seri !

Jawab :

Secara  perhitungan,daya sama dengan tegangan  dikali arus.Tetapi karena ada beberapa kesalahan dalam pengambilan data,seperti alat yang bermasalah,hasil daya terukur tidak sama dengan daya terhitung

5. Bandingkan nilai daya yang terukur dan nilai daya terhitung pada pengukuran daya beban lampu parallel !

Jawab :

Secara  perhitungan,daya sama dengan tegangan  dikali arus.Tetapi karena ada beberapa kesalahan dalam pengambilan data,seperti alat yang bermasalah,hasil daya terukur tidak sama dengan daya terhitung


5. Download File[Kembali]

Video Kalibrasi Oskiloscope Disini

Video Mengukur dan Mengamati Tegangan Searah dan Bolak-Balik Disini

Video Mengukur, Mengamati dan Membandingkan Frekuensi Disini

Video Membandingkan Frekuensi dengan Cara Lissajous Disini

Video Pengukuran Daya Beban Lampu Seri Disini

Laporan Akhir Disini


Komentar