LAPORAN AKHIR
JURNAL PRATIKUM
POTENSIOMETER, TAHANAN GESER DAN JEMBATAN WHEASTONE
Nama : Sutria Hadi Permana
No BP : 250951014
Tanggal Praktikum : 3 Maret 2026
Asisten : Rahmi Humaira
Luthfi Fadhulrahman
MODUL 1 : Jembatan Wheatstone dan Tahanan Geser
Penentuan Karakteristik Alat Ukur
Variasi Pengukuran Potensiometer dan Tahanan Geser Seri
Variasi Pengukuran Potensiometer dan Tahanan Geser Parallel
Pengukuran Potensiometer Menggunakan Jembatan Wheatstone
1. Pengukuran Arus dan Tegangan Menggunakan Potensiometer dan Tahanan Geser Pada Rangkaian Seri
Prinsip kerja:
Ketika terminal A dan wiper dihubungkan maka nilai resistansinya semakin besar jika tuasnya diputar ke kanan. Ketika terminal B dan wiper dihubungkan maka nilai resistansinya semakin besar jika tuasnya diputar ke kiri. Sedangkan ketika terminal A dan B dihubungkan maka pada potensiometer akan menunjukkan nilai resistansi maksimum. Nilai resistansi ini akan selalu tetap dan merupakan nilai resistansi total dari potensiometer.
2. Pengukuran Arus dan Tegangan Menggunakan Potensiometer dan Tahanan Geser Pada Rangkaian Paralel
Prinsip Kerja:
Ketika terminal A dan wiper dihubungkan maka nilai resistansinya semakin besar jika tuasnya digeser ke kanan. Ketika terminal B dan wiper dihubungkan maka nilai resistansinya semakin besar jika tuasnya digeser ke kiri. Sedangkan ketika terminal A dan B dihubungkan maka akan menunjukkan nilai resistansi maksimum. Nilai resistansi ini akan selalu tetap dan merupakan nilai resistansi total dari tahanan geser.
3. Pengukuran Potensiometer Menggunakan Jembatan Wheatstone
Prinsip kerja:
Jembatan Wheatstone merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menghitung hambatan pengganti ketika tiga resistansi yang lain sudah diketahui nilainya. Saat saklar ditutup, maka arus akan melewati rangkaian. Jika jarum galvanometer menyimpang artinya ada arus yang melewatinya. Dengan mengatur besarnya nilai R1, R3, dan RV1 maka galvanometer tidak teraliri arus, artinya tidak ada tegangan.
Video Percobaan Rangkaian Seri
ANALISIS
MODUL I : POTENSIOMETER, TAHANAN GESER DAN
JEMBATAN WHEATSTONE
· Volmeter >> Alat ukur dengan input AC dengan prinsip kerja besi putar digunakan dalam posisi horizontal memiliki kelas isolasi standar industri dengan skala pengukuran 0-750/0-300 memiliki faktor pengali 7,50 dengan sensivitas 45-65 Hz alat ukur ini digunakan untuk mengukur tegangan dalam suatu rangkaian listrik
· Amperemeter >> Alat ukur yang berfungsi untuk mengukur arus dengan cara dipasang secara seri terhadap rangkaian.pada pratikum kali ini alat ukur ini memiliki input AC dengan prinsip kerja besi putar,tingkat ketelitian 0,5,digunakan dengan posisi horizontal kelas isolasi bintang 3 yaitu untuk standar industri dengan range 0-20,faktor pengali 2,5 dan sensivitas alat ukur ini 45-65 Hz
· Multimeter >> Alat ukur kombinasi dari Amperemeter, Voltmeter, dan Ohmmeter.
2. Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian seri!
nilai tegangan sebanding dengan R tetapi berbanding terbalik dengan I (V=R x I) pada rangkaian seri, arus pada masing masing komponen sama, namun tegangan pada masing masing komponen berbeda
3. Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian Paralel!
Jawab:
pada rangkaian paralel, tegangan pada masing masing resistor sama, namun arus pada masing masing komponen berbeda
4. Analisa nilai persen R pengukuran potensiometer menggunakan jembatan wheatstone!
Jawab:
Dengan:
Rteori = 1034 ohm
Rmultimeter = 1034 ohm
Hasil yang diperoleh adalah 0%. karena resistasi teori dan yang terukur dengan multimeter sama sehingga tidak didapat persentase error pada percobaan kali ini, sehingga percobaan ini berhasil dilakukan
Video Pratikum Rangkaian Seri Klik Disini
Video Pratikum Rangkaian Paralel Klik Disini
Laporan Akhir Klik Disini



Komentar
Posting Komentar