LAPORAN AKHIR

        



1. Jurnal [Kembali]

                                                                  JURNAL PRATIKUM

POTENSIOMETER, TAHANAN GESER DAN JEMBATAN WHEASTONE


Nama                          : Sutria Hadi Permana

No BP                         : 250951014

Tanggal Praktikum  : 3 Maret 2026

Asisten                       : Rahmi Humaira

                                      Luthfi Fadhulrahman


MODUL 1 : Jembatan Wheatstone dan Tahanan Geser

  1. Penentuan Karakteristik Alat Ukur


Nama Alat

Model

Prinsip

Kerja

Ketelitian

Posisi

Alat

Kelas Isolasi

Jenis

Input

Range Skala

Faktor

Pengali

Sensitivitas

Voltmeter I

2011

Kumparan Putar0,5Horizontal3DC
0-300
0-100
100,30,
10,3
1mA
(1000 ohm/v)

Amperemeter II

2013

Besi Putar0,5Horizontal3AC0-20
0-10
0-5,0
2,5,
10,20
45 - 65 Hz

  1. Variasi Pengukuran Potensiometer dan Tahanan Geser Seri

     

No

Xn

R (Ω)

R multimeter (Ω)

R terhitung (Ω)

I total (A)

V total (V)

1

Xa

220

2142500,0061,5

Xb

550

4685000,0063

Xc

1000

98710000,0066

2

Xa

1000

9741019,23070,00262,65

Xb

1500

15001523,07690,00263,96

Xc

2000

20002026,9230,00265,27


  1. Variasi Pengukuran Potensiometer dan Tahanan Geser Parallel

     

No

Xn

R (Ω)

R multimeter (Ω)

R terhitung (Ω)

I total (A)

V total (V)

1

Xa

220

2502400,0512

Xb

550

5006000,0212

Xc

1000

100012000,0112

2

Xa

1000

997991,52540,011811,7

Xb

1500

15121462,50,00811,7

Xc

2000

19872052,63150,005211,7


  1. Pengukuran Potensiometer Menggunakan Jembatan Wheatstone

     

Rs (Ω)

470 ohm

Rx Multimeter (Ω)

1034 ohm

Rx Terhitung (Ω)

1034 ohm

R toleransi (%)

0,19%


2. Prinsip Kerja [Kembali]

1. Pengukuran Arus dan Tegangan Menggunakan Potensiometer dan Tahanan Geser Pada Rangkaian Seri


Prinsip kerja: 

Ketika terminal A dan wiper dihubungkan maka nilai resistansinya semakin besar jika tuasnya diputar ke kanan. Ketika terminal B dan wiper dihubungkan maka nilai resistansinya semakin besar jika tuasnya diputar ke kiri. Sedangkan ketika terminal A dan B dihubungkan maka pada potensiometer akan menunjukkan nilai resistansi maksimum. Nilai resistansi ini akan selalu tetap dan merupakan nilai resistansi total dari potensiometer.

2. Pengukuran Arus dan Tegangan Menggunakan Potensiometer dan Tahanan Geser Pada Rangkaian Paralel


Prinsip Kerja:

Ketika terminal A dan wiper dihubungkan maka nilai resistansinya semakin besar jika tuasnya digeser ke kanan. Ketika terminal B dan wiper dihubungkan maka nilai resistansinya semakin besar jika tuasnya digeser ke kiri. Sedangkan ketika terminal A dan B dihubungkan maka akan menunjukkan nilai resistansi maksimum. Nilai resistansi ini akan selalu tetap dan merupakan nilai resistansi total dari tahanan geser.

3. Pengukuran Potensiometer Menggunakan Jembatan Wheatstone

                                   

Prinsip kerja:

Jembatan Wheatstone merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menghitung hambatan pengganti ketika tiga resistansi yang lain sudah diketahui nilainya. Saat saklar ditutup, maka arus akan melewati rangkaian. Jika jarum galvanometer menyimpang artinya ada arus yang melewatinya. Dengan mengatur besarnya nilai R1, R3, dan RV1 maka galvanometer tidak teraliri arus, artinya tidak ada tegangan. 

3. Video Percobaan [Kembali]

    Video Percobaan Rangkaian Seri

    




      Video Percobaan Rangkaian Paralel
        






4. Analisa[Kembali]

                                                                           ANALISIS

MODUL I : POTENSIOMETER, TAHANAN GESER DAN

JEMBATAN WHEATSTONE

1.     Analisa karakteristik setiap alat ukur yang digunakan!
Jawab:

·       Volmeter >>  Alat ukur dengan input AC dengan prinsip kerja besi putar digunakan dalam posisi horizontal memiliki kelas isolasi standar industri dengan skala pengukuran 0-750/0-300 memiliki faktor pengali 7,50 dengan sensivitas 45-65 Hz alat ukur ini digunakan untuk mengukur tegangan dalam suatu rangkaian listrik

·       Amperemeter >> Alat ukur yang berfungsi untuk mengukur arus dengan cara dipasang secara seri terhadap rangkaian.pada pratikum kali ini alat ukur ini memiliki input AC dengan prinsip kerja besi putar,tingkat ketelitian 0,5,digunakan dengan posisi horizontal kelas isolasi bintang 3 yaitu untuk standar industri dengan range 0-20,faktor pengali 2,5 dan sensivitas alat ukur ini 45-65 Hz

·       Multimeter >> Alat ukur kombinasi dari Amperemeter, Voltmeter, dan Ohmmeter. 
 
2.     Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian seri!
Jawab:

nilai tegangan sebanding dengan R tetapi berbanding terbalik dengan I (V=R x I) pada rangkaian seri, arus pada masing masing komponen sama, namun tegangan pada masing masing komponen berbeda
 
3.     Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian Paralel!
Jawab:

pada rangkaian paralel, tegangan pada masing masing resistor sama, namun arus pada masing masing komponen berbeda 
 
4.     Analisa nilai persen R pengukuran potensiometer menggunakan jembatan wheatstone!
Jawab:
Rx = Rs*R3/R1

 
Dengan:
Rteori = 1034 ohm
Rmultimeter = 1034 ohm
 
Hasil yang diperoleh adalah 0%. karena resistasi teori dan yang terukur dengan multimeter sama sehingga tidak didapat persentase error pada percobaan kali ini, sehingga percobaan ini berhasil dilakukan

5. Download File[Kembali]

        Video Pratikum Rangkaian Seri Klik Disini

        Video Pratikum Rangkaian Paralel Klik Disini

        Laporan Akhir Klik Disini

        

        




Komentar