Laporan Akhir



1. Jurnal [Kembali]

Nama : Sutria Hadi Permana 

No BP : 2510951014

Tanggal Praktikum :5 Mei 2026

Asisten : Rahmi Humira

               Dean Aulyanisa

1. Hukum Ohm

R terbaca 

V Tehitung 

I Terhitung

560

4,80,0150,009

1k

4,80,00550,005

1k2

4,80,00450,0025

V Toleransi(%) 

I Toleransi(%)

4%11,11%
4%0%
4%60%

2. Teorema Mesh

Resistor

Resistansi 

Tegangan  

terukur

Arus  

terukur

Arus Mesh  

(perhitunga  

n)

Terbaca 

Terukur

R

1k0,977k6,980,83 mA

IRa

6,93 mA

R

1k0,734k1,7730,34 mA

IRb

1,89 mA

R

1k1,716k1,7720,1 mA

IRc

0,63 mA

Rd

1k0,735k5,220,59 mA

IRd = I

– I2

5,04 mA

Re

1k0,735k1,7380,34 mA

IRe =  

I2 – 

I3

0,63 mA

Rf 

1k0,732k0,3 mV0,1 mA

IRf

0,63 mA

R

1k0,732k1,7360,34 mA

IRg

1,89 mA

2. Prinsip Kerja [Kembali]

   1. Hukum Ohm

• Buatlah rangkaian seperti gambar di bawah

Gambar 2

• Pilih resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi

• ukur tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan catat pada jurnal percobaan.

2. Teorema Mesh

• Buatlah rangkaian seperti gambar rangkaian di bawah

Gambar 3

• Pilih resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi

• ukur tegangan dan arus memakai voltmeter dan

amperemeter dan catat pada jurnal percobaan.

3. Video Percobaan [Kembali]

  • Hukum Ohm

  • Mesh


4. Analisa[Kembali]

Hukum OHM

1. Bandingkan nilai resistansi terbaca dan perhitungan !

Jawab :

 

R terbaca : 560 Ohm, 1000 Ohm, 2000 Ohm

R terukur : 555,55 Ohm, 1000 Ohm, 2000 kOhm

 

    Perbandingan R terbaca dan R terhitung sedikit berbeda, dikarenakan beberapa hal yang terjadi memungkinkan terjadinya kesalahan sesuai dengan hukum ohm:

   

2. Apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan pengukuran pada percobaan Hukum Ohm?

Jawab :

  •  Alat ukur : Akurasi multimeter yang terbatas, kurang kalibrasi pada alat ukur, memiliki ketelitian terbatas sehingga hasil pengukuran tidak tepat
  •  Kesalahan manusia : kesalahan dalam membaca skala pada alat analog, salah mencatat atau membulatkan nilai  pengukuran
  •  Kualitas komponen : Resistor tidak ideal, sumber tegangan yang tidak stabil

3. Jika nilai resistansi diperbesar sedangkan tegangan tetap, bagaimana pengaruhnya terhadap arus?Apakah sesuai dengan teori Hukum Ohm?

Jawab :

Berdasarkan teori Hukum Ohm, jika resistansi diperbesar dengan tegangan tetap, maka arus yang mengalir pada rangkaian semakin kecil. Sesuai dengan percobaan yang dilakukan. Rumus ohm bisa dituliskan :

 

Mesh

1. Bandingkan nilai arus hasil perhitungan metode mesh dengan arus hasil pengukuran. Apakah terdapat perbedaan? Jelaskan.

Jawab :

    Terdapat perbedaan arus hasil perhitungan dengan nilai arus pengukuran. Hal ini disebabkan :

  •  Toleransi resistor (5% atau 10%)
  •  Hambatan dalam alat ukur
  • Metode mesh mengansumsikan komponen ideal dan tegangan sumber sempurna

2. Apa keuntungan menggunakan metode mesh dibandingkan metode analisis biasa pada rangkaian yang kompleks?

Jawab :

  • Meminimalkan kesalahan dikarenakan alur analisisnya tersutruktur
  • Menggunakan variable lebih sedikit (I1, I2, I3)
  • Persamaan dibuat untuk mengikuti sebuah loop sehingga sistematis

3. Mengapa pada resistor yang berada di antara dua mesh, arusnya merupakan selisih dua arus mesh

Jawab :

Ketika sebuah resistor berada diantara dua mesh, maka dua arus mesh melewatinya secara berlawanan

Berdasarkan Hukum KCL

I3=I1-I2

Arus mesh I1 mengalir kearah mesh R3, sedangkan arus I2 membuat arus berlawanan ddari IR3

 


5. Download File[Kembali]

Download Disini



Komentar